Prediksi online – Menyusun Kemelut dalam Depan Tiang El Che dgn 8 Pemain

Agen Bola SBOBET, Taruhan Bola SBOBET, Agen Bola Terpercaya
Taruhan Bola SBOBET

http://secfloripa.org.br/esminer/6046 Category News By agenbola On Wednesday, December 3rd, 2014

go to link Perjuangan Valencia melawan Barcelona dinihari tadi (1/12) menyajikan drama yang beda. Dimulai atas Valencia yang terus-terusan mengancam gawang Barcelona, sampai gol keunggulan Los Cules di masa injury time.test1

watch Ya, Barcelona pada akhirnya menongol sederajat pemimpin dalam duel yang beredar di Mestalla itu. Kegagalan tersebut agak memedihkan untuk Valencia pasal sejatinya mereka terlihat bertambah hebat dengan perantara banyaknya peluang kritis. Sekalipun, Barcelona kian super kesulitan keluar daripada tindasan.

conocer gente gay de espaГ±a Barca benar-benar super kesulitan merempuh defensi tim asuhan Nuno Espirito Santo yang berhasil membuat setiap pemainnya menyusun lini defensi solid. Akan tetapi dgn ketekunan gempuran yg tumbuh merencah pertentangan tamat, Luis Enrique makbul memproduksi timnya memerankan kelompok yang tertawa pada selesai laga.

http://creatingsparks.com.gridhosted.co.uk/?endonezit=best-books-on-binary-options-trading'A=0 Memadukan Sela Antar tokoh dalam Depan Area Kotak Penalti

växla pengar forex legitimation Petunjuk meski sulitnya Barca merajang pertahanan Valencia merupakan mereka hanya bisa membuat 1 tembakan sepanjang 1 jam awal pertentangan. Sementara itu secara penguasaan bola Barca lebih hebat dengan 72% berbanding 28%.

http://tripleinfo.net/viposiw/pioer/1393 Hal ini dikarenakan Valencia memadukan sela antar pemainnya di depan area persegi penalti. Nuno Santo yg merealisasi motif 4-3-3, menyuruh setiap penggempur sayap Valencia, Sofiane Feghouli & Rodrigo, dalam hengkang hingga setara dgn trio gelandang Valencia yg dihuni Daniel Parejo, Javi Fuego, & Andre Gomes.

see url Mundurnya Feghouli juga Rodrigo membuat Barcelona menyingkir penyerangan via sisi sayap. Soalnya bila dipaksakan mereka harus menghadang dua pemain Valencia yg siap menghadap lini serang daripada Barcelona.

site rencontre nerd Pun demikian dgn menyergap lewat tengah. Saat bola digulirkan ke tengah, satu diantara daripada Parejo-Fuego-Gomes terus-menerus menganjurkan tekanan agresif di dalam tokoh Barca yang sedang membendung bola. Ketika satu diantara menekan, dua pemain lainnya fokus memelihara zona di belakangnya atau tempat depan ruang penalti.

enter site Trik ini menciptakan Barcelona cuma mementaskan bola di tengah sambil sesekali menanti celah di zona pertahanan Valencia. Umpan-umpan saksama dari tengah lapangan ke jantung tameng ataupun tempat kotak penalti pun hasilnya diperagakan. Itu tentu tak trik kepercayaan Barcelona, namun toh mereka tertekan melakukannya sebab begitu runyam merengsek ke pertahanan Valencia dengan cara “normal”.

free online dating sites for metalheads Di atas ialah grafis umpan Barcelona pada interval 60 menit. Amat tersua jika sketsa ofensif Barcelona terhambat di wilayah pusat lapangan. Umpan demi sasaran cuma menggelinding di area tengah, sebab menubruk sisi kepak pun agak susah soalnya ada nya Feghouli & Rodrigo.

fischkopf.de singlebörse bremen Barca sendiri pada akhirnya mendesak penyerangan lewat tengah, di mana Lionel Messi bertindak. Sialnya, Messi selalu diikuti oleh bek Valencia, Nicolas Otamendi, yg tampil bagus dalam duel tersebut. Pada perjuangan ini, bek usul Argentina ini mencatatkan 3 tekel berhasil, 5 clearance, dan 8 intersep.

Gak hanya Otamendi yang tampil elok mengelola pertahanan. Setiap pemain tengah kendati bisa melapisi tembok puri Valencia sehingga makin runyam ditembus lini penyerangan Barcelona. Trio Parejo-Gomes-Fuego menciptakan 17 tekel.

Satu diantara unsur lainnya mengapa Barca kurang kreasi di lini tengah ialah titik kata hasil Luis Enrique yang mencantumkan 2 tokoh gelandang bertahan dalam starting line-up. Sergio Busquets ditemani Javier Mascherano sederajat double pivot. Sementara satu gelandang lainnya dihuni oleh Xavi Hernandez.

Seusai kompetisi, beberapa kubu benar2 mempersoalkan keputusan peredaran di lini tengah. Dengan cederanya Andres Iniesta, seharusnya Ivan Rakitic mengawani Xavi setaraf kreator lini tengah Barca. Rakitic seorang diri baru masuk setaraf pemain substitusi pada menit ke-68. Enrique agaknya baru menyadari kalau lini tengah mereka begitu bermasalah dalam menyusun ruang serta kesempatan.

Comments are closed.