Mimpi Si Nyonya Tua Dibuyarkan Gol Pertama FC Hollywood

Agen Bola SBOBET, Taruhan Bola SBOBET, Agen Bola Terpercaya
Taruhan Bola SBOBET
Juventus

Raksasa Italia yakni Juventus harus rela menerima kekalahan pahit dari wakil Jerman yakni Bayern Munich di pertemuan kedua babak delapan besar Liga Champions. Tersingkirnya Juventus dari kasta tertinggi di benua Eropa tersebut dinilai dikarenakan gol pertama yang berhasil dibuat oleh Bayern, seperti itulah yang dinilai oleh gelandang muda Juve yakni Paul Pogba.

Melakoni laga leg kedua babak perempatfinal Liga Champions yang dilangsungkan di Juventus Arena pada hari Kamis tanggal 11 April 2013, La Vecchia Signora memiliki misi super sulit yakni mengejar ketertinggalan defisit dua gol setelah kalah 2-0 di pertemuan pertama. Memiliki misi untuk mencetak tiga gol atau lebih untuk bisa lolos, Juve malah harus kecolongan satu gol yang dicetak oleh Mario Mandzukic di babak kedua tepatnya di menit ke 64.

Alih-alih ingin membalikan kedudukan, tim tamu malah berhasil menambah satu gol yang dicetak oleh Claudio Pizzaro di akhir babak kedua. Bayern akhirnya menang dengan skor 2-0. Dengan begitu, Bayern menjadi tim yang lolos ke babak semifinal dengan mengalahkan Juventus dengan agregat 4-0.

Pogba menilai bahwa Juve yang mencari gol cepat memang tidak begitu banyak mendapatkan peluang lantaran Bayern bermain dengan baik ketika bertahan. Mantan pemain Manchester United tersebut juga mengatakan bahwa gol pertama yang dicetak oleh Bayern telah menutup peluang timnya untuk lolos ke babak selanjutnya.

“Saya senang karena kami telah bermain dengan seluruh kemampuan kami dan memberikan segalanya yang kami bisa. Namun kami kurang beruntung karena harus berhadapan dengan salah satu tim yang lebih superior dari kami. Kami kalah segi pengalaman dari mereka.” terang Pogba.

“Kami mengincar gol cepat ke gawang mereka, akan baiknya jika kami bisa melakukan hal tersebut. Namun mereka bermain dengan baik ketika kami mendapatkan bola dan tidak banyak memberikan ruang untuk kami. Puncaknya adalah ketika mereka berhasil mencetak gol pertama. Saat itu kans kami untuk lolos semakin tertutup.” tutur pemain tim nasional Prancis tersebut. (DS)

Comments are closed.