Berbatov Menuai Kritikan Pedas Atas Tindakkan Bodoh

Agen Bola SBOBET, Taruhan Bola SBOBET, Agen Bola Terpercaya
Taruhan Bola SBOBET
10

Striker Fulham berkebangsaan Bulgaria yang bernama lengkap Dimitar Ivanov Berbatov saat tengah menuai kritikkan pedas dari pelatinya sendiri di Fulham yakni, Matin Jol. Kali ini ia dikritik bukan karena performa penampilannya yang kurang bagus saat melakoni pertandingan, melainkan kritikan dari sang pelatih diarahkan terhadap prilaku dan tindakan pada saat tampil dalam pertandingan kontra Southampton.

Dari pertandingan yang berakhir dengan hasil imbang 1-1 tersebut Berbatov berhasil memberikan kontribusi gol. Namun sayangnya, setelah membobol gawang Sothampton, ia melakukan sebuah tindakkan bodoh yakni dengan memajang tulisan dari kaos dalam yang dikenakan saat pertandingan bernada arogan yang berbunyi “Tetap tenang dan oper bola ke saya.” Atas tindakkan yang dilakukannya itu, sontak Berbatov diganjar kartu kuning oleh wasit yang bertugas saat itu. Dan setelah usai pertandingan Jol juga ikut-ikutan mengecam atas aksi yang dilakukan oleh mantan striker kubu Machester United tersebut.

“Apa yang dilakukannya itu merupakan sebuah tindakan bodoh dan saya perlu berbicara kepadanya langsung menyangkut persoalan ini. Saya kira Berbatov harus dapat memetik pelajaran dari pengalaman buruk yang dilakukannya itu. Tetapi mungkin Berbatov hanya ingin coba menyampaikan pesan bagaimana seharusnya tim ini bermain, akan tetapi dia telah melakukannya dengan cara yang dinilai kurang tepat,” ungkap Jol pada saat diliput.

Pada ajang Premier League, para pemain sering kali terkena ganjaran kartu pada saat mencoba menyampaikan pesan melalui slogan di kaos dalam. Dua pemain yang pernah mengalami dan melakukan hal serupa dari kubu Manchester City, Mario Balotelli dan Samir Nasri juga sebelumnya pernah merasakan masalah yang sama seperti yang dirasakan oleh Berbatov pada saat ini.

Tindakan yang dilakukan oleh Balotelli sebelumnya dengan memajang slogan “why always me” saat berhasil membobol gawang kubu The Red Devils yang terjadi pada musim lalu. Sementara yang dialami oleh Nasri dihukum karena menyampaikan pesan selamat hari raya Idul Fitri “ied mubarak” setelah mencetak gol ke gawang The Saint pada awal musim kompetisi pertandingan. (cp)

Comments are closed.